Biarkan Anak Main Tablet, Orangtua Didenda Belasan Juta

 Peraturan ketat tentang pembatasan penggunaan perangkat komputasi untuk anak kini telah diatur keras di negara Taiwan. Hal tersebut juga disetujui oleh pihak legislatif yang menyatakan akan juga menerapkan sanksi berat bagi orangtua yang melanggar.

Tak tanggung-tanggung, sanksi yang diberikan pemerintahan setempat adalah denda sebesar 50 ribu Yuan atau sekira USD1.595 atau sekira Rp19 juta. Denda tersebut akan dikenakan pada Orangtua yang membiarkan Anaknya memainkan perangkat komputasi lebih dari 30 menit, terutama untuk anak yang berusia 2 tahun, demikian seperti dikutip dari Ettoday, Selasa (27/1/2015).

Alasan amandemen yang diberlakukan pemerintahan setempat adalah karena adanya dampak keburukan bagi kesehatan Anak. Ada 23 amandemen yang ditetapkan, salah satunya adalah penggunaan waktu yang berlebih terhadap produk elektronik terutama terhadao perangkat komputasi, seperti tablet, smartphone atau PC Desktop.

Undang-undang yang ditetapkan ini adalah atas tindak lanjut dari peraturan yang ditetapkan sebelumnya, perihal  tanggung jawab orang tua maupun wali atau pengasuh terhadap Anak. Pembatasan penggunaan alat eketronik ini sendiri, merupakan pasal yang ditetapkan setelah pasal penggunaan narkoba atau eksploitasi terhadap anak.

Dalam undang-undang tersebut mengungkapkan, orangtua yang tidak melarang anak-anak menggunakan narkoba, akses ke restoran, tempat usaha khusus, melakukan kekerasan fisik dan psikologis, maupun eksploitasi anak. Diungkapkan Pemerintah setempat akan memberikan sanksi pola pendidikan wajib bagi orangtua dan konseling lebih dari 50 jam, serta diwajibkan melapor. Selain itu juga, denda sebesar 30 ribu Yuan akan diberatkan kepada Orangtua Anak.

Sumber : http://goo.gl/8St9gV